Laman

Ikhsan Hargo Kusumo

Sabtu, 08 September 2012

KADANG SAYA BERPIKIR


KADANG SAYA BERPIKIR

Kadang saya berfikir, mengapa?. Meski kadang saya merasa, bagaimana?. Semalam tidur saya terasa sangat gelisah ketika dalam mimpi saya, saya mengungkapkan segala amarah saya kepada mereka yang pernah, dan masih membenci saya. Dalam mimpi saja saya tidak bisa menang melawan semua kebencian mereka. Saya kalah untuk urusan lawan-melawan. Hati saya pun merasa tidak puas, saya merasakan dendam yang begitu mendalam.

Mengapa, saya harus dibenci dan membenci orang yang tidak cocok dengan saya?. Terkadang saya berfikir, saya ingin menjadi seperti orang-orang yang tidak pernah punya yang namannya “kebencian” terhadap siapapun. Apakah ini kodrat?, apakah ini takdir?.

Kadang saya berfikir apakah memang saya dipantaskan untuk menjadi seperti orang yang tidak disukai oleh sebagian orang?. Meski dibalik segala ketidakbaikan yang ada dalam hidup saya, masih ada kebaikan yang saya percaya Alloh menyisipkan Maha Kasihnya, kepada seluruh makhluknya.

Terhadap kebencian ini saya berfikir, meski apapun yang dipikir baik atau tidak, dengan akal dan hati saya akan tetap berfikir bahwa ini untuk kebaikan dan pembelajaran diri saya pribadi. Saya tidak mau lelah memikirkan mereka yang membenci saya dengan alasan mereka, karena yang terpenting saya tidak pernah mengawali kebencian tersebut dengan sengaja.

Saya juga mendambakan kebahagiaan, saya juga mendambakan kedamaian. Saya tidak hanya bisa bicara tentang kebahagiaan dan kedamaian, akan tetapi saya juga menginginkannya ada dalam kehidupan saya.

Terimakasih. Salam kekalahan untuk kebencian. Maaf saya tidak akan pernah menang untuk lebih keras membenci orang yang tidak senang dengan keberadaan saya. Karena saya tidak pernah ada niat untuk membuat orang lain tidak suka. (teruntuk yang tidak senang dengan keberadaan saya)




JAM BERAPA?